Selasa, 23 Mei 2017

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN



Refleksi Diri ke-III
BAB 6 bagian D&E
D.    Menciptakan Hubungan Yang Harmonis Dala Lembaga Pendidikan
Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran yang sangat kuat karena memiliki asset yang sangat penting dalam sebuah lembaga pendidikan. Untuk menciptakan hubungan yang harmonis, di anatar mereka perlu mengubah pla pendekatan dari pendekatan control ke pendekatan komitmen. Perbedaan pendekatan control pimpina berusaha mengawasi bahawannya dan memutuskan apa yang harus dilakukan, adapun pendekatan komitmen membangun budaya keterlibatan yang tinggi (high involvement culture) yang dicapai melalui pemberdayaan  (empowerment). Untk menciptakan hubungan yang harmonis dalam lembaga pendidikan ada 2 arah dan menciptakan  sistmen pengembangan SDM yang terpadu.
1.      Menciptakan Komunikasi yang Harmonis
2.      Menciptakan Sistem Pengembangan SDM Terpadu

E.     Konflik Dalam Lembaga Pendidikan Sebagai Perilaku Komunikasi
Dalam realita, konflik merupakan sesuatu yang sulit dihindari karena berkaitan erat dengan proses interaksi manusia. Istilah konflik berasal dari Bahasa latin, com yang berarti bersama dan figere berarti melanggar. Dengan demikian, konflik merupakan ekspresi pertikaian individu yag diekspresikan, diingat dan dialami (pace&Faules, 1994: 249).
Berdasarkan hal di atas, ada 2 hal yang harus diperhatikan dalam konflik.Pertama, konflik terjadi karena adanya interaksi yang disebut komunikasi. Kedua, konflik tidak selamanya berkonotasi buruk tetapi bisa menjadi sumber pengalaman positif
1.      Konflik Dalam Lembaga Pendidikan
Adapun konflik yang terdapat dalam lembaga pendidikan mucnul dalam berbagai tingkatan manajemen sesuai dengan struktur lembaga pendidikan tersebut.Ada 3 bentuk konflik yang terdapat dalam lembaga yaitu.
1.      Konflik pribadi (personal conflict)
2.      Konflik antarpribadi (interpersonal conflict)
3.      Konflik lembaga (institutional conflict)
2.      Sumber-Sumber Konflik Dalam Lembaga Pendidikan
1.      Lingkungan eksternal
2.      Ukuran (size)
3.      Teknologi (Technology)
4.      Tujuan (goals)
5.      Struktur (structure)
3.      Dampak konflik
Melemahnya hungan antarpribadi, timbulnya sikap marah, perasaan terluka, serta keterasingan.Inilah yangmerupakan dampak negative dari terjadinya konflik.Namun di samoing itu konflik juga dapat membawa dampak positif yaitu meningkatkan interaksi, menumbuhkan kreativitas, menjembatani penyelesaian masalah.Mendorong penyampaian infirmasi anatrindividu, dan menguji kekuatan ide.
4.      Menangani Konfli Dalam Lembaga Pendidikan
Konflik yang biasa terjadi adalah konflik horizontal dan vertical.konflik horizontal terjadi atara tenaga kependidikan, sedangkan dalam menangani konflik vertikal, pimpinan harus lebih peduli terhadap bawahannya, dan meningkatkan partisipasi setiap anggota organisasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar